indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Bagaimana Cara Membuat Tangga Beton pada Bangunan?

Membuat bangunan yang bertingkat berarti melibatkan pembangunan tangga beton di dalamnya. Tentu saja hal ini menambah PR para kontraktor dalam pekerjaan pembangunan. Namun, ada pula yang merenovasi rumahnya dengan menambahkan tangga beton di halaman depan rumah mereka. Pastinya Anda pernah berpikir, bagaimana cara membuat tangga beton pada bangunan rumah?

Dalam denah rumah yang telah dirancang, gambar ilustrasi tangga memang terlihat lebih kecil dibandingkan ruangan. Ternyata, membangun tangga beton tidak semudah yang terlihat di denah tersebut. Pembangunan tangga beton membutuhkan beberapa proses, mulai dari merancang, menyiapkan pondasi, membangun formwork, menempatkan baja, dan finishing. 

Pembangunannya sangatlah rumit, sehingga orang yang terlibat dalam pembangunannya harus memiliki keahlian dalam membuat tangga beton. Arsitek yang merancang bangunan harus mempelajari aspek dan ukuran apa yang dibutuhkan untuk membuat tangga. Sedangkan kontraktor atau tukang yang membangunnya harus memiliki keahlian yang memadai untuk membangun tangga tersebut. Tak lupa, bahan yang digunakan untuk membuat tangga beton haruslah dipilih secara selektif, sehingga menghasilkan tangga yang kokoh dan tidak mudah hancur.
 

Simak Cara Membuat Tangga Beton pada Bangunan Ini

Lewat artikel ini, Indosteger akan membahas cara membuat tangga beton yang kokoh, mulai dari awal hingga proses finishing-nya. Ada 7 langkah yang harus dilakukan saat membuat tangga beton pada bangunan, yaitu:
 

1. Merancang Ukuran Tangga Beton

Sebelum membangun tangga beton, penting sekali bagi seorang arsitek atau tukang untuk mengetahui desain atau rancangan tangga yang ingin dibangun. Dalam desain tersebut, sang arsitek harus menentukan tingginya jarak antara dua lantai, lebar tangga, ketinggian dan jarak antar anak tangga, sudut tangga, jumlah anak tangga yang dibutuhkan, dan beberapa aspek lainnya. 

Tak hanya itu, handrail atau pegangan pada tangga juga harus dirancang dalam tahap ini. Oleh karena itu, carilah arsitek dengan kualifikasi yang cocok sehingga menghasilkan desain tangga yang sesuai untuk bangunan.
 

2. Membuat Pondasi Tangga Beton

Tak hanya untuk lantai, pondasi juga dibutuhkan saat membangun tangga beton agar bangunan menjadi kokoh. Bangunlah pondasi dengan benar sehingga beban dari tangga ke tanah tetap terjaga. 

Selain itu, membangun pondasi juga berguna agar tangga tidak bergerak sehingga orang yang menggunakannya tetap aman. Pondasi atau penopang tangga di bagian atas biasanya dilakukan dengan menggunakan balok atap atau pelat.
 

3. Membangun Formwork Tangga Beton

Langkah yang terpenting dalam membuat tangga beton membangun dan menggunakan formwork yang benar. Sebelum membangunnya, periksalah dahulu sudut dan dimensi anak tangga sehingga bisa menghasilkan formwork yang baik. 

Papan formwork setidaknya memiliki ukuran 5 cm lebih tebal sehingga bisa menopang berat beton. Papan kayu yang digunakan diperkuat dengan beberapa sekrup terhadap struktur lateral formwork.
 

4. Menempatkan Baja untuk Tangga Beton

Cara membuat tangga beton yang keempat adalah penempatan baja pada rangka tangga. Penempatan baja ini sangat penting sehingga bisa menopang beban yang ada ketika kita melangkah di tangga. Jumlah batang baja dan ukuran yang digunakan harus dihitung dengan tepat, karena akan mempengaruhi muatan tangga. Batang baja ini ditempatkan di formwork dengan jarak minimum 25 mm dan diikat menjadi satu.

Baca juga: Cara Menghitung Volume Tangga dengan Mudah dan Akurat
 

5. Mengaplikasikan Campuran Beton

Setelah pondasi dan kerangka selesai dibangun, barulah Anda bisa menuangkan beton pada rangka tangga tersebut. Penempatan betonnya dimulai dari anak tangga yang di bawah hingga ke atas. Campuran bahan beton harus dibuat dengan tepat karena bisa mempengaruhi kekuatan dan ketahanan tangga. 

Biasanya standar bahan yang digunakan adalah semen, pasir, kerikil dan air dengan perbandingan 3:2:4. Langkah kelima ini harus dikerjakan dengan kesabaran dan hati-hati, sebab penjajaran formworks bisa hancur hanya karena ada gerakan tiba-tiba atau cepat. Pemasangan beton pada langit-langit dan tangga sebaiknya dilakukan di hari yang sama untuk sehingga menciptakan bangunan yang kuat di antara keduanya.
 

6. Melepaskan Formwork Tangga Beton

Tangga beton yang selesai dibangun biasanya membutuhkan waktu 21 hari untuk mengering seutuhnya. Dalam jangka waktu tersebut, tetap lakukan perawatan sehingga tangga terhindar dari keretakan akibat pemuaian panas. Setelah 21 hari, hancurkan formwork dari tangga beton dengan palu dan linggis. Ingat, lakukan dengan hati-hati sehingga terhindar dari kerusakan pada beton atau ujung tangga.
 

7. Menyelesaikan Pembuatan Tangga Beton

Setelah formwork dihancurkan, barulah dilakukan finishing terhadap tangga beton yang sudah dibangun. Tangga beton bisa dipasangkan keramik atau granit sehingga menghasilkan penampilan yang cantik. Anda juga bisa melapisinya dengan karpet atau kayu, sesuaikan saja dengan desain rumah atau bangunan tersebut.

Urutan cara membuat tangga beton di bangunan atau rumah ternyata memerlukan proses yang tidak sebentar. Oleh karena itu, Anda juga membutuhkan kesabaran dan komitmen apabila ingin membangun tangga beton yang kokoh pada bangunan. Agar pembuatan tangga beton berjalan dengan aman dan tidak ada kecelakaan, Anda bisa memiliki tangga scaffolding dari kami. Indosteger memiliki layanan jual tangga scaffolding yang tersedia dalam dua ukuran, yaitu 1.70 dan 1.90 meter. Hubungi kami segera untuk mendapatkan tangga scaffolding sehingga keselamatan Anda dan kontraktor saat membuat tangga beton lebih terjaga.

Baca juga: Cara Membuat Bekisting Tangga yang Benar

Recent Articles