indosteger@gmail.com   +62218294428

News

Cara Membuat Cakar Ayam yang Benar dan Aman Saat Digunakan

 

Pondasi cakar ayam sangat populer dalam dunia konstruksi, terutama dalam hal pembangunan jembatan besar, jalan layang, dan landasan pacu. Pondasi ini dalam sejarahnya dikenalkan oleh seorang arsitek terkemuka, yakni Ir. Sedijatmo pada tahun 1961 saat membangun menara untuk listrik dengan tegangan tinggi. Lalu, apa saja manfaat dari pondasi ini dan bagaimana cara membuat cakar ayam? Artikel ini akan membahasnya lebih dalam.

Apa Saja Manfaat dan Keunggulan Pondasi Cakar Ayam?

Pondasi cakar ayam adalah salah satu pondasi yang cukup kompleks dan membutuhkan banyak material dan bahan lainnya dalam pembuatannya.

Tentunya, kompleksitas ini memberikan banyak manfaat dan berbagai keunggulan. Hal ini sudah terbukti dengan digunakan pada berbagai macam konstruksi di Indonesia. Jika diuraikan lebih lanjut, maka adapun manfaat dan keunggulan dari pondasi cakar ayam adalah sebagai berikut.

1. Bisa Digunakan Pada Struktur Tanah yang Lembek

Pondasi satu ini dapat diandalkan pada kontur tanah yang lembek sekalipun atau pada tanah yang berair. Hal itu sangat berbeda dengan pondasi konvensional yang tidak dapat digunakan pada tanah yang lembek maupun berair karena dikhawatirkan dapat amblas. Pada cakar ayam pun memiliki daya dukung dan tidak memerlukan sela untuk dapat mengambang akibat perubahan iklim.

Hal ini karena pondasi cakar ayam memanfaatkan plat besi serta pipa-pipa beton yang berfungsi untuk mencengkram tanah layaknya cakar ayam dengan kuat dan baik.

2. Tak Perlu Sistem Drainase

Keunggulan selanjutnya dari pondasi cakar ayam adalah tidak memerlukan sistem drainase maupun sambungan yang disebut kembang kusut. Pasalnya, pondasi cakar ayam menggunakan beton kuat dan padat. Dengan begitu, pondasi ini tidak memerlukan sistem drainase sehingga dapat memangkas pembiayaan pada saat membangun konstruksi.

Baca juga: Cara Membuat Cakar Ayam 40x40 yang Aman Sesuai Standar

Bagaimana Cara Membuat Pondasi Cakar Ayam yang Benar?

Setelah Anda mengetahui sekilas mengenai pondasi cakar ayam, maka kini saatnya untuk mengetahui bagaimana cara membuat cakar ayam. Seperti apa langkah-langkah dan prosesnya, simak ulasannya di bawah ini.

1. Tentukan Besaran Biaya

Merancang dan cara membuat cakar ayam memang tidak mudah. Di sini, Anda selain dituntut untuk memilih baja dengan kualitas terbaik juga penting untuk menentukan berapa besaran biaya yang diperlukan nantinya.

Untuk jenis besi yang digunakan adalah besi ulir maupun besi yang masih mulus. Ukuran diameter besi juga menjadi patokan dalam menentukan harganya. Contohnya, tulangan besi dengan ukuran 80 cm x 80 cm seharga kurang lebih Rp300.000 dengan jenis besi ulir.

Selain harga besinya, Anda juga perlu memperhatikan upah tukang untuk memasang dan membangun pondasi tersebut. Terkadang, upah tukang ini dibebankan dengan cara borongan misalnya Rp60.000 hingga Rp75.000 pada satu rangkaian tulangan besi. Agar tidak membengkak, Anda dapat melakukan penawaran harga.

2. Memilih Besi Pondasi Cakar Ayam

Jenis besi yang sering digunakan sebagai besi cakar ayam dan pondasi bangunan pada umumnya adalah besi baja. Hal ini karena baja menawarkan kualitas dan daya tahan dalam rentang harga yang terjangkau.

Oleh karena itu, memilih rangka baja terbaik dalam membuat pondasi cakar ayam adalah hal yang mutlak untuk dilakukan. Anda dapat memilih tulangan baja tersebut dengan jeli dan teliti. Tujuannya, tulangan atau baja yang digunakan dapat bertahan dalam waktu yang lama, terutama dalam menghadapi berbagai macam kondisi.

Contohnya adalah baja yang diubah menjadi bengkok dan masih banyak lainnya. Pemilihan besi tersebut harus dilakukan oleh para ahlinya. Jika tidak, hal ini akan berdampak fatal pada bangunan, misalnya mengenai ukuran besi yang digunakan. Agar tidak salah dalam membelinya, Anda dapat mencari informasi mengenai harga besi cakar ayam yang tersedia di pasaran.

3. Membuat Bagian Dasar

Selain hal-hal di atas, yang perlu Anda perhatikan dalam mengetahui cara membuat cakar ayam adalah pengaplikasian pada bagian dasarnya. Untuk dasar tersebut, terkadang menyesuaikan dengan beban bangunan maupun kondisi tanah yang akan dibangun. Dasar pondasi cakar ayam ini dibuat menggunakan pipa besi dengan jarak sumbunya sekitar 2 meter hingga 3 meter. Sementara itu, diameternya 1,2 meter dengan ketebalan 8 centimeter.

Sementara untuk bagian pelat betonnya, ketebalan yang biasanya digunakan mencapai 10 centimeter hingga 15 centimeter. Jika dibagi lagi, maka struktur dari pondasi cakar ayam ini terdiri dari tiga bagian utama. Bagian ini di antaranya adalah besi tulangan kolom, lalu pada bagian tengahnya diperkuat dengan adanya begel. Kemudian, begel tersebut digunakan untuk menopang tulangan kolom pada sisinya.

Kapan Harus Menggunakan Pondasi Cakar Ayam?

Seperti yang telah dijelaskan, pondasi cakar ayam memiliki banyak kelebihan dan keunggulan. Tetapi, bukan berarti Anda harus selalu memakai pondasi cakar ayam untuk setiap proyek bangunan. Jadi, kapan Anda harus menggunakan pondasi cakar ayam?

Pondasi cakar ayam sejatinya digunakan untuk membangun konstruksi pada kontur tanah yang lembek dan jauh dari kata ideal untuk mendirikan bangunan. Tetapi, Anda tetap dapat menggunakan pondasi cakar ayam untuk membangun gedung bertingkat. Dengan pondasi cakar ayam, bangunan Anda akan jauh lebih kokoh.

Lalu, bagaimana dengan rumah? Anda mungkin sedang berpikir untuk menggunakan pondasi cakar ayam untuk membangun rumah. Hal itu memang bisa saja dilakukan. Bahkan, banyak rumah bertingkat yang menggunakan pondasi ini. Dengan catatan, Anda memiliki biaya yang cukup. Lalu umumnya pondasi cakar ayam digunakan untuk membangun rumah 2 lantai atau lebih.

Pondasi memang terkenal kuat karena kompleksitas pembuatannya. Kompleksitas ini yang membuat biaya membengkak, khususnya biaya untuk tulangan besi pondasi cakar ayam. Jika Anda memang ingin menggunakannya sebagai pondasi rumah, pastikan Anda memiliki biaya yang cukup.

Itulah dia cara membuat cakar ayam yang dapat Anda jadikan panduan. Jenis pondasi ini adalah salah satu pondasi yang memiliki kestabilan dan kekokohan yang sangat kuat. Hal ini datang dari kompleksitas dan material yang dibutuhkan untuk membangun pondasi ini. Dengan memanfaatkan plat beton dan material besi, cakar ayam dapat digunakan di berbagai lokasi dan kondisi tanah. Agar lebih efektif, pastikan Anda telah menghitung kebutuhan material dan bahan yang dibutuhkan agar Anda dapat membeli yang Anda butuhkan dengan tepat.

Jika Anda sedang dalam proyek konstruksi, PT. Indosteger Jaya Perkasa adalah Pabrik sekaligus supplier Scaffolding di Indonesia. Kami melayani kebutuhan sewa sekaligus jual scaffolding, silahkan konsultasikan kebutuhan Scaffolding Anda di sini.

Setidaknya, itulah beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam cara membuat cakar ayam untuk konstruksi. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Recent Articles